Kategori
Uncategorized

Beberapa Akibat Jika Kamu Terlalu Sering Menutupi Kesedihanmu, Sebaiknya Jujur Saja

Beberapa Akibat Jika Kamu Terlalu Sering Menutupi Kesedihanmu, Sebaiknya Jujur Saja

Memang ada benarnya, keputusanmu untuk tidak mengumbar kesedihan patut di hargai. Kamu hanya merasa tidak ingin orang lain ikut pusing memikirkan keadaanmu. Kamu juga yakin akan bisa mengatasi sendiri masalah tersebut.

Akan tetapi, bukan berarti kamu boleh terus menutupi semua kesedihanmu itu dari orang lain, ya! Jangan menganggap kesedihanmu sebagai sebuah aib yang tidak perlu di bagikan ke orang lain. Di lansir dari laman tequila-orendain.com, berikut ini akibat buruknya bila kamu tidak pernah terbuka tentang kesedihanmu pada siapa pun.

1. Merasa tidak di mengerti oleh semua orang

Di kutip dari laman Daftar Poker777, yang pertama pada titik ini, kamu akan cenderung menganggap semua orang tidak peka akan keadaanmu. Padahal kalau di logikakan, bagaimana mereka akan mengerti jika kamu jago sekali menutupi perasaanmu?

Namun yang kamu rasakan hanyalah kekesalan. Kamu gak bisa lagi berpikir logis. Akibatnya, kamu merasa kecewa pada semua orang gak peduli yang salah sebenarnya dirimu sendiri.

2. Tiba-tiba ingin menangis atau marah pada siapa pun

Setiap kesedihan yang berusaha kamu pendam itu ibarat air yang gak menemukan saluran sekecil apa pun untuk mengalir keluar dari dirimu. Akibatnya, suatu saat tekanannya akan menjebol pertahanan dirimu.

Ledakan emosimu bisa tiba-tiba terjadi di mana pun dan kapan pun, tak tertahankan lagi. Orang yang tahu-tahu kamu marahi tentu bisa merasa gak terima. Sementara tangisanmu yang heboh seperti tanpa sebab bakal membingungkan semua orang.

3. Apa pun yang menjadi masalahmu gak bisa lekas di atasi

Kamu tentu gak begitu saja merasa sedih. Pasti ada sebabnya. Makin kuat rasa sedihmu, makin serius masalah yang melatarbelakangi.

Dan untuk masalah yang seserius itu, kamu mungkin gak bisa menyelesaikannya seorang diri. Jika gak kunjung terbuka pada siapa pun, masalahmu mungkin menjadi makin kompleks.

4. Orang-orang menjadi terlalu mengandalkanmu

Kamu tampak amat tangguh sehingga layak di andalkan oleh semua orang. Padahal sebenarnya kamu sedang lebih rapuh daripada mereka.

Mereka semua curhat ke kamu, tanpa terpikirkan sedikit pun tentang kemungkinan kamu sedang sangat bersedih. Juga meminta pendapatmu bahkan pertolonganmu yang bikin kamu kian tertekan.

5. Ketenangan yang sesungguhnya gak kunjung kamu dapatkan

Kamu cuma pura-pura tenang. Padahal, makin kamu berpura-pura gak ada apa-apa, dalam hati pasti makin terasa gak keruan. Ketenangan yang sejati baru akan di peroleh jika kamu melakukan dua hal.

Pertama, gak mengingkari kesedihanmu. Kedua, secara aktif mencari solusi untuk penyebabnya. Kalau gak bisa sendiri, ya meminta bantuan orang lain.

Sebagai orang dewasa, mungkin memang gak semua kesedihan yang di rasakan perlu di tunjukkan atau di ceritakan pada orang lain. Kamu tentu gak ingin terlihat lemah, kan?

Namun, tetap ketahui batas kemampuan diri. Gak usah menyiksa diri bila cukup dengan lebih jujur tentang perasaan sendiri pun sudah bisa membuatmu merasa lebih baik.