Kategori
Uncategorized

Beberapa Hal yang Perlu Di Perhatikan Sebelum Membantu Seseorang

Beberapa Hal yang Perlu Di Perhatikan Sebelum Membantu Seseorang

Sebagai makhluk sosial, kita akan selalu membutuhkan bantuan orang lain dalam hidup kita. Karena itu, kita tentu juga harus punya sikap suka membantu orang lain. Seperti yang kita tahu, membantu orang lain adalah sebuah perbuatan yang cukup mulia. Entah itu kita membantu secara materi, tenaga, pikiran, dan lain sebagainya.

Meski demikian, bukan berarti kamu boleh membantu orang lain tanpa di pikir. Hal itu sangat tidak bijaksana, karena salah-salah malah bisa merugikan diri kita sendiri ataupun orang tersebut. Oleh karenanya, di lansir dari laman tequila-orendain.com, sebelum membantu orang lain, pastikan kamu mempertimbangkan beberapa hal yang penting berikut ini.

1. Apakah kamu memang mampu membantu?

Di kutip dari laman Daftar Poker777, punya niat membantu orang lain adalah hal yang sangat baik. Tapi kamu tentu sadar bahwa niat baik tidak akan ada gunanya kalau tidak di barengi dengan kemampuan untuk melakukannya. Maka sebelum membantu orang lain dalam hal apapun, pikirkan dulu apakah kamu memang mampu memberikan bantuan.

Hal itu sangat penting, karena kalau kamu memaksakan diri membantu padahal tidak mampu, bisa-bisa kamu malah menyiksa diri sendiri. Plus, bantuan yang kamu berikan pun jadi gak maksimal karena kamu memang gak mampu. Akhirnya, kamu dan orang yang kamu bantu sebenarnya sama-sama gak dapat manfaat.

Sebagai contoh, kalau kamu di minta bantuan untuk mengangkat benda yang berat, jangan memaksakan diri kalau kamu memang tidak kuat atau tidak mampu mengangkatnya. Salah-salah, kamu malah bisa cedera karenanya. Akhirnya kamu yang rugi, dan orang itu pun tidak terbantu karena kamu tetap tidak bisa bantu mengangkatnya. So, kenali dirimu dan jangan memaksakan diri membantu orang lain melebihi batas kesanggupanmu.

2. Apa efeknya bagi orang-orang terdekatmu?

Kedua, pertimbangkan juga apa efeknya kepada orang-orang terdekatmu kalau kamu membantu orang lain. Apakah itu malah bisa merugikan mereka? Sebagai contoh, kamu mungkin berniat membantu teman lawan jenis dengan cara mendengarkan dia curhat. Tapi bagaimana perasaan pasanganmu kalau kamu melakukan itu?

Atau mungkin kamu memberikan bantuan berupa uang pada orang yang membutuhkan, tapi akhirnya kebutuhan keluargamu malah jadi terabaikan. Artinya, kamu harus punya prioritas yang benar. Boleh-boleh saja membantu orang lain, tapi pastikan dulu bahwa orang-orang terdekatmu gak akan terdampak buruk kalau kamu melakukannya.

3. Apakah orang tersebut memang butuh atau hanya mau memanfaatkanmu?

Yang satu ini juga perlu kamu pertimbangkan. Terkadang, seseorang meminta bantuan bukan karena ia gak mampu, tapi gak mau. Misalnya pengemis di pinggir jalan yang sebenarnya mampu bekerja, tapi lebih memilih mengemis karena lebih menguntungkan. Atau mungkin temanmu meminjam uang bukan karena kebutuhan mendesak, melainkan ingin bersenang-senang.

Makanya, kamu perlu jeli mencari tahu apakah orang yang minta bantuanmu memang benar-benar butuh atau hanya ingin memanfaatkanmu. Kalau sepertinya ia punya niat tidak baik, jangan berikan bantuan, karena itu artinya kamu sedang mendukung niat buruknya itu.

Tapi mungkin kamu berpikir, “Biarin aja kalau niatnya gak baik, yang penting aku dapat pahala karena membantu.” Nah, pemikiran seperti itu sebenarnya sangat egois. Itu sama saja kamu hanya memikirkan dirimu sendiri, tapi gak memikirkan efek buruknya buat orang itu dan orang lain. Buanglah pemikiran egois itu!